Featured Video

Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 September 2011

Makan Ikan 3 Kali Seminggu Bisa Kurangi Risiko Stroke

img
Cambridge, Bila ingin jauh dari risiko stroke, maka rajin-rajinlah makan ikan. Orang yang makan ikan 2 hingga 3 kali seminggu memiliki risiko stroke yang rendah ketimbang yang jarang atau tidak makan ikan sama sekali.

Hal ini berdasarkan kesimpulan dari analisis 15 studi yang dilakukan pada 400.000 orang usia 30-103 tahun dan diikuti 4 hingga 30 tahun kemudian untuk melihat apakah ada partisipan yang menderita stroke.

"Saya pikir secara keseluruhan, ikan menyediakan paket nutrisi yang menguntungkan, khususnya omega-3 yang bisa menjelaskan mengapa bisa menurunkan risiko stroke," jelas Dr Dariush Mozaffarian, ahli epidemiologi dari Harvard School of Public Health, seperti dilansir Health24, Senin (27/9/2011).

Menurut Dr Mozaffarian, banyak bukti yang menunjukkan bahwa 2 atau 3 porsi ikan setiap minggu cukup untuk mendapatkan khasiat menurunkan risiko stroke hingga 6 persen.

Data untuk analisis berasal dari hampir 400.000 orang usia 30-103. Penelitian itu dilakukan di AS, Eropa, Jepang dan Cina. Selama mana saja dari beberapa tahun untuk beberapa dekade, sekitar 9.400 orang mengalami stroke. Makan tiga porsi ikan ekstra setiap minggu dikaitkan dengan penurunan 6 persen dalam risiko stroke, yang diterjemahkan menjadi satu stroke lebih sedikit di antara seratus orang makan ikan ekstra selama seumur hidup.

"Asam lemak omega-3 dalam ikan dapat menurunkan risiko stroke melalui efek positif pada tekanan darah dan kolesterol. Vitamin D , selenium dan jenis protein tertentu dalam ikan juga bisa menurunkan risiko stroke," jelas Dr Susanna Larsson dan Dr Nicola Orsini dari Karolinska Institutet di Stockholm.

Studi tersebut dilakukan di AS, Eropa, Jepang dan China. Di negara manapun dari beberapa tahun untuk beberapa dekade, sekitar 9.400 orang mengalami stroke. Makan tiga porsi ikan ekstra setiap minggu dikaitkan dengan penurunan 6 persen dalam risiko stroke.

Dan orang yang makan ikan paling banyak (lebih dari 3 kali seminggu) bisa menurunkan risiko stroke hingga 12 persen dibandingkan dengan orang yang makan ikan lebih sedikit.

Peneliti juga menggunakan berbagai ikan untuk meneliti apakah semua ikan bisa bermanfaat dan menemukan bahwa ikan yang digoreng dan sandwich ikan tidak termasuk bisa menurunkan risiko stroke. Manfaat ikan akan menjadi hilang ketika diolah dengan cara digoreng.

Ikan berlemak seperti salmon dan herring sangat tinggi kandungan omega-3. American Heart Association merekomendasi paling tidak 2 porsi ikan berlemak setiap minggu telah dapat menjauhkan orang dari risiko stroke.

www.DetikHealth.com

HERBAL: Petai

img
Deskripsi:
Banyak orang menyukai petai (Parkia speciosa), tapi tak sedikit pula yang membencinya. Bagi yang suka, pete merupakan penambah kelezatan makanan. Namun bagi yang membenci, bau pete sangat mengganggu. Apalagi urin yang dihasilkan pete memang menimbulkan bau pesing.

Terlepas dari fakta tersebut, kandungan pete juga bermanfaat bagi kesehatan.

Kandungan:
Petai mengandung minyal esensial cystine. Biji petai juga dikenal sebagai hipoglikemik yang mampu menurunkan kadar gula darah.

Khasiat:
Meskipun belum ditemukan penelitian secara sahih, beberapa orang menemukan khasiat makan pete. Minyak esensial cystine yang ditemukan pada petai diketahui dapat mengobati edema, kolera, antelmintik (obat cacing), serta digunakan sebagai obat luar untuk luka dan bisul.

www.DetikHeatlh.com

13 Trik Bangun Pagi

Bangun pagi ternyata bagi sebagian orang sangatlah sulit, apalagi buat penderita sulit tidur. Perlu ekstra kerja keras untuk membangunkan tipe-tipe orang seperti ini. Beberapa tips dibawah ini mungkin bisa dijadikan rekomended bagi yang nggak bisa bangun pagi.

Pagi guys and gals. Pasti kalian memiliki masalah dengan bangun pagi. Tepat! TOp. hehe.. Kalau gue masalahnya beda. Kenapa nggak bisa tidur.. Tulisan ini gue ambil dari sebuah majalah cewek sebenarnya. Banyak yang menarik di dalam artikel majalah ini.

1. Jangan minum kopi, wine, dan cokelat

Supaya bisa bangun pagi, kalian memerlukan tidur yang berkualitas. Menjaga agar pikiran dan perasaan tenang sebelum berangkat ke peraduan. Secara ilmiah terbukti bahwa minuman kopi, wine, dan cokelat punya pengaruh tidak baik terhadap usus, yang membuat kalian akan terbangun di tengah tidur dan membuat tidur tidak nyenyak.

2. Pergi tidur dengan hati tenang

Banyak orang tua menyarankan agar membawa masalah ke tempat tidur. Saran ini baik, karena kalau kalian punya masalah pikiran dan hati kalian dalam keadaan buruk. Jika mood kalian jelek, tidur pun tidak nyenyak yang akan terbawa hingga bangun pagi. Coba pikirkan hal-hal menyenangkan pada esok hari.

3. Tenangkan pikiran

Bagaimana caranya menenangkan pikiran sebelum tidur? Berdoa, meditasi, mengeluarkan unek-unek di buku harian, sangat berguna membuat pikiran tenang. Coba keluarkan kecemasan kalian.

4. Buat tempat tidur kalian nyaman

Tatalah tempat tidur kalian dengan nyaman. Pilih selimut yang bersih dan harum. Pilih guling dan bantal yang empuk. Pasti dijamin tidur kalian lebih nyaman.

5. Makan dua jam sebelum tidur

Makanan membutuhkan waktu untuk diproses di pencernaan. Pada saat pencernaan masih bekerja, maka otak pun akan bekerja pula, dan sulit untuk untuk dibawa tenang. Karena itu disarankan agar makan paling akhir dua jam sebelum kalian ke tempat tidur.

6. Buang air sebelum tidur

Untuk yang satu ini, gue benar-benar baru tahu. :) Ternyata, disarankan untuk ke kamar mandi, buang air kecil atau BAB, sebelum tidur. Kalau pun tak ingin, dicoba saja. Bila tidak disalurkan, ginjal akan penuh dan membuat tidur kalian tetap nyenyak.

7. Temperatur tubuh stabil

Temperatur tubuh juga mempengaruhi kualitas tidur juga lho. Atur saja supaya tubuh kalian tidak kedinginan dan kepanasan di tempat tidur. Mengatur AC supaya pas dengan tubuh kalian. perlu memakai baju tidur lengkap atau hanya baju dalam.

8. Simpan buku bacaan

Yang ngaku kutu buku, membaca sebelum tidur sering dilakukan. Tidak masalah bila kalian langsung melepaskan buku itu saat kantuk menyerang. Namun banyak yang terjadi, Kalian malah tidak tidur karna ingin menyelesaikan bacaan itu. Lebih baik hindari membaca hendak tidur.

9. Tak harus delapan jam

Buat anak kecil ketentuan tidur delapan jam memang harus dilakukan. Namun bertambahnya usia, maka lamanya tidur tergantung kualitas tidur yang kalian dapatkan. Berkualitas kalau tidur kalian tidak terganggu, dan kalian bisa tidur terlelap. Ada orang yang hanya butuh tidur enam jam karna masuk dalam fase lelap.

10. Matika televisi dan redam suara berisik

Majalh New Scietists perna memuat artikel yang menyatakan, usia seseorang memendek hanya karena gangguan suara berisik dan keras di malam hari. Pasalnya, jantung berdegup kencang dan membangunkan kalian dalam semalam. Akibatnya, tubuh jadi stres alias tidak tenang. Karna itu jangan menyalakan televisi atau memutar lagu dengan suara keras. Cukup pasang musik lembut dan menenangkan.

11. Niatkan bangun pagi

Tubuh punya alarm tubuh sendiri. Cara memasangkannya, kita niatkan untuk bangun pagi, dan diucapkan berulang kali dalam hati. Cara ini sering gue lakukan juga lho.

12. Pasang alarm

Bila khawatir tidak bisa bangun pagi, cara paling ampuh adalah pasang alarm. Tapi sebaiknya pasangnya jangan di waktu harus kalian bangun. Minimal 30 menit sebelumnya.

13. Minta dibangunkan

Cara lain, minta orang serumah membangunkan jika kalian tetap nggak bisa bangun. Lempar piring atau air.

Siap dipraktekkan, semoga bermanfaat.

Sumber : Majalah CHIC edisi 98. 21 Sept-5 Okt 2011

nb : tulisan ini gue tulis sebelum berangkat ke Pekalongan. Kebanyakan copas dari sumber. Mengapa? Karena tips ini sangat berguna sekali bagi teman2. Apa yang gue baca belum tentu kalian baca. Makanya gue share di blog gue. Berbagi tak pernah rugi.

www.DetikHealth.com


Kamis, 29 September 2011

Tips Cara Mengobati/Menghilangkan Stres (Stress)/Depresi Menghadapi Masalah Hidup

Berbagai persoalan dan permasalahan hidup yang kita hadapi dalam kehidupan kita terkadang membuat kita pusing, bingung, putus asa, kehilangan semangat hidup,lelah, bete, dan berbagai hal negatif lainnya yang tidak menyenangkan untuk dijalani dalam hidup yang singkat ini. Situs web komunitas organisasi.org akan membantu memberikan solusi versi kita sendiri.

1. Lari Sejenak / Sementara Dari Problema Yang Ada

Jika sedang stres maka kita harus melakukan berbagai upaya untuk membuat kita lupa atas masalah yang mendera agar kita bisa punya kondisi akal yang jernih untuk membereskan masalah tersebut. Lakukan langkah ini tanpa cara-cara bodoh seperti minum alkohol (miras), ngelem, pakai narkoba, kebut-kebutan, berantem, dan lain-lain.

Cukup lakukan hal-hal yang dapat membuat kita sibuk dan butuh banyak mikir seperti main bola, main ps winning eleven di rental ps2 sama teman, nyanyi di karaoke keluarga sama teman, ngerumpi, nyapuin jalanan, jalan kaki yang jauh dalam tempo singkat, curhat, main badminton, dan lain sebagainya. Kalau sudah capek fisik sebaiknya istirahat tidur yang cukup.

Yang penting kita harus bisa mengembalikan konsentrasi kita dengan baik dan menganggap persoalan yang kita hadapi mudah untuk diselesaikan jika kita melakukannya dengan sungguh-sungguh. Setiap ada kemauan pasti ada jalan. Masalah hidup hanya ujian hidup dari Tuhan yang memiliki banyak jalan keluar untuk membereskannya.

2. Melakukan Investigasi Atas Masalah Yang Ada

Setelah pikiran kita bebas dari persoalan yang menyita konsentrasi, maka kita bisa mulai melangkah ke tahap berikutnya yaitu menjabarkan permasalahan yang ada dan jalan keluar yang mungkin dilakukan untuk mengatasinya. Gunakan secarik kertas dan sebuah pulpen untuk menguraikan masalah demi masalah yang terjadi.

Tulis garis besar masalah yang kita hadapi saat ini yang menyita perhatian kita seperti masalah cinta, bisnis sampingan, kantor, keluarga, kuliah/sekolah, teman, keuangan, dan sebagainya. Usahakan ambil beberapa point yang paling penting saja yang sangat mengganggu, misal seperti cinta, kuliah, keluarga dan bisnis.

Nah dari empat masalah itu kita rinci kondisi tiap masalah yang ada secara mendetil seperti contoh masalah cinta seperti pacar ngambek, tidak mau menerima telepon kita, terlalu protektif, dan sebagainya. Untuk masalah kuliah misal sedang marahan dengan teman, ada tugas yang sulit dikerjakan, butuh biaya untuk beli buku, dan lain-lain. Tuliskan saja point-point permasalah dari tiap inti masalah dengan singkat, jelas dan padat.

Ketika semua masalah-masalah genting yang mesti diselesaikan sudah tertulis di selembar kertas kemudian kita coba cari cara mengatasinya tiap submasalah yang ada. Misalkan untuk masalah pacar ngambek kita selesaikan dengan ke rumah doi untuk minta maaf sambil menjelaskan masalah lalu ajak jalan-jalan melakukan hal-hal yang menyenangkan. Untuk masalah butuh buku kita bisa cari kenalan senior kita yang bukunya bisa kita pinjam. Lakukan langkah ini ke semua sub-masalah dan berikan solusi minimal satu dan kalau bisa ada banyak solusi, lalu pilih satu yang terbaik dan mudah dilakukan.

Setelah semua terjabarkan mulai dari masalah sampai jalan keluar maka kita tuliskan apa-apa yang harus kita lakukan secara menyeluruh gabungan dari semua masalah. Jadi akan mirip seperti daftar kegiatan yang harus kita lakukan untuk mengeliminir masalah-masalah yang selama ini bercokol dan merusak kenikmatan hidup ini. Selanjutnya lakukanlah apa-apa yang tertulis di daftar tadi.

3. Membereskan Masalah Yang Ada Dengan Cara Yang Baik

Dari daftar solusi hidup yang telah dibuat sebelumnya, kita pilih beberapa yang mudah dilakukan terlebih dahulu dan lakukanlah. Bawalah daftar tersebut kemana pun kita pergi yang akan menjadi pedoman kita dalam memperbaiki hidup. Lakukanlah apa yang belum dilakukan jika situasi dan kondisi mendukung.

Sering-seringlah melakukan evaluasi hasil pencapaian karena mungkin akan ada penyempurnaan, perubahan atau penambahan. Coretlah masalah yang telah terselesaikan dengan baik dan tambahkan jika ada masalah lain yang perlu diselesaikan. Dengan begitu hidup kita akan jadi lebih terarah dan diharapkan dalam jangka panjang masalah anda sudah sebagian besar teratasi. Dengan begitu kita pelan-perlahan kita bisa belajar manajemen masalah hidup kita sendiri.

Jika semua telah berakhir maka kita harus bisa menyimpulkan pelajaran hidup yang telah kita dapat karena pengalaman adalah guru yang paling baik sehingga kita tidak akan mudah terperosok ke dalam lubang yang sama berkali-kali. Semoga berhasil :)

Tambahan :
Langkah pertama, kedua dan ketiga bisa dilakukan bersama orang yang bisa kita percaya dan tidak malah membuat masalah menjadi semakin runyam.

googl

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More